Dua Figur Cawabup Kabupaten Lutim Mencuat

Dua Figur Cawabup Kabupaten Lutim Mencuat

WACANA tokoh figur bakal calon Wakil Bupati Luwu Timur (cawabup Lutim) di wilayah 6 kecamatan, yakni Wotu, Burau, Mangkutana, Tomoni, Tomoni Timur dan Kalaena semakin digaungkan masyarakat di wilayah tersebut.

Ini mencuat setelah berdasarkan hasil poling kita.com, Minggu (21/6/2020) menempatkan dua figur, yakni seorang tokoh birokrasi Ir. H. Zainuddin, MSi yang juga Kadis Perkintam Kabupaten Lutim dan tokoh politik Rully Heriawan, anggota DPRD Kabupaten Lutim berada di posisi pertama dan keempat.

Hal tersebut dikuatkan dengan adanya suara masyarakat di wilayah bagian barat Kabupaten Lutim dimana harapan mereka mendorong para tokoh publik di wilayah tersebut.

Sebelumnya, tokoh publik sekaligus tokoh politik Lutim, Sukman Sadike menyarankan agar calon Bupati Lutim memperhatikan figur paket yang nantinya akan mendampingi dengan melihat kondisi geo politik yang ada di Bumi Batara Guru ini.

Di samping itu ia juga menyebutkan beberapa nama figur ketokohan seperti Ir. H. Zainuddin, MSi, Rully Heryawan, Andi Rio Pattiwiri dan beberapa nama lain yang layak diperhitungkan dalam konteks Pemilukada Lutim ini.

Mendekati Pemilukada Lutim, ini memang menjadi buah bibir tersendiri untuk dibicarakan di tengah-tengah publik, baik netizen di media sosial, atau tempat kerumunan sosial seperti di warkop, warung makan dan lain-lain.

Mengingat figur yang akan bertarung di Lutim ini untuk bakal calon bupati hanya 2 kandidat, sang petahana H. Muh Thorig Husler dan wakil bupati sekarang Irwan Bachri Syam.

Beberapa sumber yang sempat diwawancarai terkait kondisi tersebut berpendapat, kedua figur tersebut harus melihat beberapa hal dalam menentukan paket pendampingnya ke depan, karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap keberhasilan di Ppemilukada Lutim ini.

Baca Juga:  PT. Havindo Pakan Optima "Produksi" Kutu?

Rully Heriawan saat dikonfirmasi via telepon bhayangkaranusantara.com terkait penyebutan namanya layak menjadi pendamping kandidat bupati tersebut tak menampik hal tersebut.

Sebagai kader Partai Hanura dan wakil rakyat di Dapil Mangkutana Raya, ia menganggap itu sebagai salah satu fenomena dalam konteks pemilukada, sehingga wajar masyarakat berkomentar, tidak ada larangan.

“Nanti endingnya kembali calon bupati (sambil menyebut nama Husler yang diusung Partai Hanura tersebut) atau mungkin ada figur lain selain saya yang di wilayah Womanturau ataupun Mangkutana Raya (Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana, dan Kalaena),” imbuhnya. Askar – Sulsel

Facebook Comments