Dinsos Provinsi Sulsel Libatkan Media dalam Penyaluran Bantuan Sosial

Dinsos Provinsi Sulsel Libatkan Media dalam Penyaluran Bantuan Sosial

 2 total views,  1 views today

DINAS Sosial Provinsi Sulawesi Selatan membenarkan adanya kerjasama dalam program penyaluran bantuan kepada masyarakat dengan semua pihak. Terutama melibatkan media, seperti Bhayangkara Nusantara dan Info Indonesia.

“Sekarang ini memang ada progam nasional, seperti PKH (Program Keluarga Harapan), bantuan disabilitas, bantuan jompo dan bantuan lainnya. Tapi program nasional dari Kemensos,” kata Kepala Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kesoso Jumaris Arief saat dijumpai di ruangannya, Senin (9/3/2020)

Jumaris mengatakan, pembentukan kerjasama ini nantinya juga akan ada satuan petugas (satgas) pengamanan dari Kepolisian untuk mendampingi penyaluran bantuan sosial.

“Kegiatan ini sudah ditandatangani Kapolri dengan Menteri Sosial berserta DPR-RI. Tetapi untuk operasionalnya sendiri kami belum bisa memberitahukan teknisnya, karena menunggu arahan dari pusat,” ungkapnya.

Secara rinci, Jumaris belum bisa memberitaukan berapa banyak jumlah anggaran yang akan dikucurkan oleh pusat sendiri. Tetapi menurutnya, bisa melebihi 1 triliunan rupiah.

“Untuk besar anggarannya tidak bisa saya ingat jumlahnya. Kalau nominalnya kemungkinan triliunan lah. Untuk seluruh Indonesia 54,3 triliun,” katanya.

Ia menyampaikan, dalam waktu dekat ini akan terlaksana kegiatan bersama Polri terkait pengamanan penyaluran bantuan sosial tersebut. “Saya rasa tidak lama itu, tinggal menunggu teknisnya, siapa saja yang dilibatkan di dalamnya,” katanya.

Program pengamanan penyaluran bantuan sosial, dalam pelaksanaannya juga harus didasari pada 6T, yakni tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tetap harga, tetap kualitas, dan tepat administrasi. Adapun ruang lingkup nota kesepahaman tersebut yaitu mencakup pertukaran data dan informasi, bantuan pengamanan, penegakan hukum dan kerjasama lain yang disepakati.

Hal ini dilakukan pasca ditandatanganinya Memorandum Of Understanding (MoU) terkait pertukaran data dan informasi, bantuan pengamanan dan pengawasan penyaluran dari Program Bantuan Sosial Kemensos dan Kapolri.

Baca Juga:  Peringati HUT ke 75 RI, Pemkab dan TP PKK Bangkalan Gelar "Gebrak Masker"

“Sudah ditandatangani MoU antara Kapolri dan Mensos, sehingga dalam penyalurannya yang mungkin selama ini ada kebocoran, tidak sampai atau tidak tepat sasaran, maka Pak Mensos meminta bantuan untuk menggerakan aparatur kepolisian,” ujarnya. Askar – Sulsel

Facebook Comments
%d bloggers like this: