Dinilai Lalai, Al Manat Lutim Pertanyakan Komitmen PT. Vale dalam TJSL

Dinilai Lalai, Al Manat Lutim Pertanyakan Komitmen PT. Vale dalam TJSL

 1 total views,  1 views today

TANGGUNG Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) adalah kewajiban bagi seluruh perusahaan yang telah melakukakan kegiatan eksplorasi/eksploitasi di wilayah IUP/IUPK masing-masing perusahaan.

Tokoh masyarakat lingkar tambang yang juga salah seorang pendiri sekaligus Ketua Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang (Al – Manat), Herdinan, S.Ag menegaskan, latar belakang terbentuknya forum ini karena mendengar aspirasi masyarakat di wilayah pemberdayaan PT. Vale yang lalai dalam menjalankan komitmen dan kewajibannya terkait anggaran TJSL atau lasim disebut CSR. Hal itu disampaikan di sela rapat konsolidasi di Malili Sabtu (7/3/2020).

Dalam agenda rapat konsolidasi
Tersebut ada beberapa hal yang menjadi topik utama diskusi di antaranya Al-Manat akan mempertanyakan langsung ke pihak PT. Vale tentang alasan perusahaan tersebut lalai dan tidak komitmen menjalankan kewajibannya dalam merealisasikan dana TJSL alias CSR.

“Al-Manat juga akan memint kepada PT. Vale tentang kewajiban perusahaan terhadap kelestarian lingkungan tetap terjaga, air danau dan sungai terjaga dari pencemaran limbah, udara tetap terjaga dari pencemaran polusi serta tanah tidak tercemar oleh aktivitas tambang,” imbuh mantan ketua karang taruna tersebut.

Kewajiban perusahaan terhadap hal tersebut dituangkan dalam beberapa regulasi perundang-undangan, antara lain Undang-Undang No  40 tahun 2017 tentang PT, pasal 74 (1), PP No. 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, Permen ESDM No. 26 tahun 2018 dan Perda Luwu Timur tahun 2019 tentang TJSL, serta regulasi lainnya.

Mantan aktivis tersebut mengatakan, berdasarkan regulasi tersebut seluruh perusahaan berkewajiban untuk mengeluarkan dana TJSL Perusahaan yang ditetapkan besaran pada saat penyusunan RAKB Perusahaan.

“Dan Al – Manat akan memperjuangkan dan mengawal Program TJSL tersebut,” cetus Herdinan di akhir rapat koordinasi tersebut. Askar – Lutim

Facebook Comments
Baca Juga:  Upah Relawan Covid-19 di Kabupaten Sangihe Capai Angka 4,2 M
%d bloggers like this: