Waspadai Daerah Ini, Rawan Perampasan dengan Kekerasan

Waspadai Daerah Ini, Rawan Perampasan dengan Kekerasan

“Kejahatan datang bukan karena ada niat pelakunya, tapi karena adanya kesempatan”. Tak jarang, aksi aksi kejahatan yang terjadi juga disertai dengan intimidasi dan ancaman kepada korbannya. Hal inilah yang dialami An, warga Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi. Ia harus rela kehilangan HPnya lantaran dirampas disertai pengancaman dengan menggunakan clurit.

Siang itu, Kamis (20/09/18), sekira pukul 11:30, mungkin menjadi hari yang kurang menyenangkan bagi ibu rumah tangga beranak tiga tersebut. An bersama anak ketiganya, yang saat itu berteduh dari hujan sepulang renang di daerah Legok, Purigading, saat menuju pulang tanpa menduga dihampiri dua orang pelaku yang menodongkan clurit sambil meminta Hpnya.

Mendapat ancaman tersebut, seketika itu juga korban ketakutan sehingga langsung menyerahkan Hp yang saat itu sedang dipegangnya. Selanjutnya, pelaku langsung beranjak pergi meninggalkan korban. Merasa shock atas kejadian yang dialaminya, korban pun melaporkan kejadian itu kepada sang suami, yang dilanjutkan dengan menghubungi langsung Kapolsek Pondok Gede melalui saluran Whatapps.

Menerima aduan warganya tersebut, respon cepat dilakukan Kapolsek Pondok Gede Kompol Suwari, SH. Dalam waktu yang tidak begitu lama, ia menindaklanjutinya dengan mengarahkan korban untuk menemui Tim Buser Polsek Pondok Gede dan menginstruksikan Panit Serse Ipda Slamet Ari beserta Tim untuk segera melakukan lidik atas kasus curas yang menimpa warganya tersebut.

Selanjutnya, setelah mendengar penjelasan korban, Ipda Slamet Ari beserta tim dengan didampingi suami korban langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Dalam olah TKP didapati keterangan dari para saksi yang melihat kejadian. Salah satunya ibu rumah tangga bernama Rami (48) yang melihat ciri ciri pelaku di antaranya memakai masker dan helm, jaket merah dan celana levis.

Namun karena kasus ini terjadi di RT 1/6, Jl. Legok, Kampung Pamahan, Kelurahan Jatimekar, yang masuk wilayah hukum Polsek Jatiasih, sehingga untuk tindaklanjutnya dilimpahkan kepada Tim Serse Polsek Jatiasih.

Selanjutnya, korban bersama Tim Buser Polsek Pondok Gede menuju ke Mapolsek Jatiasih untuk membuat Laporan Polisi. Dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan No. LP/490-JA/K/IX/2018/Sek.Jatiasih disebutkan, korban mengalami kerugian berupa 1 buah Hp merk Samsung J7 Prime berikut SIM Card dengan nomor 08788902115X dengan total kerugian kurang lebih Rp. 2.500.000,- dan pelaku yang belum diketahui.

Sementara untuk pengembangan, kasus ini ditangani Tim Serse Polsek Jatiasih dengan mendengarkan keterangan dari korban dan saksi-saksi.

Di tempat terpisah, Kapolsek Pondok Gede mengharapkan agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi dan masyarakat mewaspadai tempat tempat yang dianggap rawan kejahatan. Ed-Bekasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *