Program 1 Desa 1 Bhabinkamtibmas Hemat APBN Rp. 2 Triliun Per Tahun

Program 1 Desa 1 Bhabinkamtibmas Hemat APBN Rp. 2 Triliun Per Tahun

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Drs Putut Eko Bayuseno SH, menerima audiensi tim The Partnership for Governance Reform (PGR/Kemitraan bagi Pembaharuan Tata Pemerintahan) pimpinan Direktur Eksekutif Monica Tanuhandaru, yang bertempat di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (02-08-2017).

Audiensi ini dilakukan sebagai wujud kecintaan masyarakat kepada Baharkam Polri, dimana Tim PGR bermaksud mendorong penguatan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Karena, menurut Monica Tanuhandaru, penguatan Bhabinkamtibmas akan sangat efektif membantu tugas Polri, terutama dalam memberantas kasus korupsi, intoleransi, dan radikalisme.

Untuk itu, PGR mengajak Baharkam Polri bekerjasama memperkuat fungsi Bhabinkamtibmas untuk mengedepankan pendekan preemtif dan preventif dalam mengatasi masalah, utamanya dalam rangka mendorong program 1 Desa 1 Bhabinkamtibmas.

“Program 1 Desa 1 Bhabinkamtibmas menghemat APBN sebesar Rp2 triliun per tahun,” kata Monica Tanuhandaru.

Komjen Pol Putut Eko Bayuseno menyambut baik gagasan tersebut, karena menurutnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian sangat perhatian dalam membesarkan Bhabinkamtibmas menjadi satuan yang diandalkan untuk mengatasi segala problematika masyarakat.

Apalagi, hal itu juga sejalan dengan prinsip-prinsip yang dijalaninya sejak menjabat sebagai Kapolres Situbondo, Kapolres Jember, Kapolda Banten, Kapolda Jabar, Kapolda Metro Jaya, hingga saat ini sebagai Kabaharkam Polri. Dimana ia lebih menonjolkan pendekatan preemtif dan preventif, karena dua pendekatan ini akan meminimalisir biaya dibandingkan dengan fungsi represif atau penegakan hukum.

“Bayangkan saja, seperti Kapolda NTB saat dijabat Irjen Umar Septono, yang saat ini menjabat sebagai Kakorsabhara, konflik di wilayah tersebut bisa diminimalisir. Dan fakta sekarang yang terjadi, Bhabinkamtibmas mnjadi satuan idola dari semua anggota di Polda NTB. Inilah yang namanya perubahan mindset berhasil. Pencegahan akan lebih penting daripada penindakan,” ungkap Komjen Pol Putut Eko Bayuseno.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Spesialis Tata Kelola Pemerintahan dan Kebijakan Publik Lenny Hidayat, serta Kakorbinmas, Dirbintibmas, Dirpotmas, dan Karo Bin Ops Baharkam Polri. Tribratanews.com/AKP Bambang AS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *